Lamongan–Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menginstruksi kepada lembaga sekolah untuk melakukan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Berdasar instruksi Bupati Lamongan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 Covid-19, lembaga sekolah di Kabupaten Lamongan bisa melakukan PTM terbatas dengan tingkat kehadiran 50 persen.

SMAN 1 Mantup mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada Senin (23 Agustus 2021) dengan hanya kelas 10 dan 12 melakukan PTM, dan kelas 11 tetap melalukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). PTM terbatas dijadwalkan secara bergantian tiap minggunya antara kelas 10 dan kelas 11. Sedangkan kelas 12 tetap melakukan PTM terbatas.

“SMAN 1 Mantup akan mengadakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka yang akan dimulai pada Senin, 23 Agustus 2021 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.” Ungkap Waka Humas, Afif Ali Afandi, S.Pd. pada Jumat (21 Agustus 2021) dalam pengumuman via grup WhatsApp seluruh angkatan.

Meskipun PTM sudah dilaksanakan, kesehatan siswa dan tenaga pendidik tetap menjadi prioritas utama, sehingga di sekolah, siswa akan dicek suhu badannya. Pihak sekolah juga menyiapkan surat izin pernyataan orang tua/wali bermaterai terkait pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Partisipasi siswa dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SMAN 1 Mantup, sudah cukup baik dengan mengutamakan prokes guna pencegahan penyebaran Covid-19.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat