Ketika anda bilang “Tarik Sis“, seketika banyak orang lainnya di sekitar anda akan menjawab “Semongko!” Why?

Beberapa minggu terakhir, masyarakat Indonesia khususnya daerah Jawa Timur sekitarnya sedang hangat-hangatnya jargon Tarik Sis Semongko. Jargon tersebut lahir dari sebuah panggung musik dangdut di suatu daerah Jatim yaitu Banyuwangi.

Daerah Jatim memang masih kental dengan panggung musik dangdut di off air dan bisa mengumpulkan masa yang lumayan. Namun yang digandrungi saat ini adalah musik dangdut dengan sentuhan koplo.

Pada bulan Januari 2020 sebelum Covid-19 datang ke Indonesia, ada sebuah panggung musik yang digelar kelompok pemuda Damlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, yang menggandeng AA Jaya Event Organizer.

Saat itu Master of Ceremonies (MC) nya adalah Ridho Woyo-Woyo. Tak disangka rupanya si MC ini menciptakan suatu tren jargon yang sedang viral akhir-akhir ini.

Pembuatan jargon tersebut antara disengaja dan tidak disengaja. Karena sang MC sebenarnya sedang mencoba mengembalikan suasana panggung atau mood para crew musik dan mood sang biduan.

Karena sebelum ini ada satu dua penonton yang tawuran, sehingga sempat break dan mood crew musik dan penyanyi mulai menurun dalam menghibur penonton kala itu.

Sang MC mencoba membangkitkan suasana dengan menggoda sang artis atau biduan yang sedang tampil saat itu yaitu Anggun Pramudita. Saat itu sang biduan sedang membawakan lagu lama yang berjudul ‘Bunga‘ dan sang MC menggoda sang biduan dengan jargon “Tarik Sis, Semongko!”

Tarik artinya ajakan untuk memulai. Sedangkan Sis dalam jargon tersebut bermakna nama mantan teman dekat sang biduan yaitu Sisyanto. Sebutan ini sebenarnya ditujukan untuk menggoda sang biduan agar lebih bersemangat dalam bernyanyi. Sementara Semongko bermakna semangat sampek bongko (semangat sampai mati).

Belakangan ini lagu atau video klip ‘Bunga’ dari Anggun Pramudita tersebut sedang viral di Youtube dan juga aplikasi Tik Tok. Hal itu juga yang mendasari jargon “Tarik Sis, Semongko!” menjadi topik hangat diperbincangkan dan dihafal hampir seluruh penikmat musik dangdut di Indonesia.

Karena sedang hangat-hangatnya diperbincangkan alias viral, lagu ‘Bunga’ artisnya ‘Anggun Pramudita’ mulai dilirik label musik yaitu Pro Aktif. Label musik tersebut juga merilis lagu tersebut sengaja versi panggungan (live) acara tersebut dengan sedikit polesan agar tidak mengurangi feel dari jargon dan lagu di panggung musik tersebut.

Selain di Youtube atau Tik Tok, lagu ini juga bisa ditemukan pada Platform Digital Indonesia. Namun untuk versi original panggungnya memang lumayan panjang.

Biasanya standar musik dangdut baru sekitar 4-5 menit, tapi karena ini versi live sehingga durasinya melebar antara 8-10 menit. Hal itu karena reff yang diulang-ulang dan juga di tengah lagu ada sedikit break beberapa detik untuk suatu godaan antara penyanyi dan MC yang berujung pada jargon “Tarik SisSemongko!”.

Musik dangdut juga hampir sama dengan musik keroncong dalam artian lagu yang dirilis, dinyanyikan oleh banyak musisi atau penyanyi. Sehingga ketika ada yang sedang viral seperti saat ini “Tarik Sis, Semongko!”, anda akan dibingungkan dengan banyak pilihan lagu-lagu dangdut yang berjudul sama namun beda versi musik dan penyanyinya saja.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat