Tasya Nurandika (28/06/2022). Bali, sebutan bagi kota yang memiliki 1000 dewata. Jika bercerita tentang kota ini mungkin tidak akan cukup satu episode karena kota yang memiliki banyak makna dan juga sejarah. 17 Juni 2022 SMAN 1 Mantup mengadakan “kunjungan kampus & studi tour Bali”, semua siswa sungguh exited dengan kegiatan tersebut. Dimana saat itu bermula kunjungan
kampus di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dari SMANIM menuju ke UINSA kisaran menempuh waktu 2 jam dan sesampai disana kami di sambut baik dan ramah oleh pihak kampus, terlebih lagi peserta dari SMAN 1 Mantup yang jumlahnya 200 lebih sehingga memenuhi kursi atau kuota di ruang pertemuan, kami banyak belajar disana mulai dari perkenalan tentang kampus UINSA dan juga seputar dunia perkuliahan. Tentunya sangat bermanfaat bagi kami yang akan menaiki kelas XII dan menentukan tujuan selanjutnya, lepas itu kami melaksanakan ishoma disana dan tak lama kemudian waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB saatnya berangkat menuju Pelabuhan Gili Ketapang yang berada di kota Banyuwangi yakni kota paling ujung timur Pulau Jawa tak hanya itu sebelum sampai di Pelabuhan kami juga melakukan makan malam dan sholat Maghrib di pantai Bohay yang terletak di Kabupaten Probolinggo. Waktu menunjukan pukul 19.00 WIB saatnya melanjutkan perjalanan dan sesampainya di Pelabuhan seluruh peserta beranjak menaiki kapal dan banyak bercerita di atas kapal mulai dari cerita tentang pengalaman di kampus UINSA, cerita tentang sejuknya angin laut pada saat malam, dan juga ada yang mabuk laut sehingga harus keluar masuk toilet hehe, memang tak aneh jika ada yang pusing saat menaiki kapal karena pada saat itu gelombang air laut yang sangat tinggi sehingga arus gelombang sangat terasa. Sesudah tiba di Pelabuhan Gilimanuk Kabupaten Jembrana dan langsung cuss on the way menuju Bali Selatan atau Tanah Lot.

TANAH LOT

Tanah Lot sebutan bagi pantai paling Selatan di Kabupaten Tabanan yang memiliki sejarah me-legenda, pada abad ke-17 Dang Hyang Nirartha memindahkan batu karang (tempat bermeditasi) ke tengah pantai dengan kekuatan spiritual. Di Tanah Lot ini kami tiba pukul 03.30 WITA dan melakukan bebersih, lepas itu seluruh peserta dan panitia studi tour menikmati sunrise di pantai yang di hiasi batu karang berjarak 300 meter dari garis pantai dan juga di kelilingi beberapa Pura, terdapat ular suci disana konon katanya asal muasalnya yakni “Dang Hyang Nirartha melihat sinar suci dari arah laut selatan serta keindahan pantai di desa Beraban Tabanan Bali beliau memutuskan bahwa lokasi itu sangat cocok untuk Pura suci bagi Dewa Laut dan tiba di Pantai Tanah Lot sekitar abad ke-14 lalu mendirikan pasraman dan bersemedi, pada saat itu agar tidak ada gangguan beliau merobek kain poleng seukuran selendang dan selendang itulah yang berubah menjadi ular suci” ujar bli Bagus atau pemandu bus saya, terdapat juga air suci yang banyak di percayai bisa menyembuhkan penyakit dan awet muda serta bisa menghilangkan energi negatif. Setelah puas kami bermain dan breakfast disana saatnya menuju ke lokasi selanjutnya yakni Pantai Pandawa.


PANTAI PANDAWA

Pantai Pandawa yang terletak di Kabupaten Badung dengan cuaca yang panas di sertai suhu 32 derajat celcius sangat terasa membakar karena pada saat itu kami berkunjung pukul 11.00 WITA, istirahat sejenak di pinggir pantai sembari menikmati es cream dengan mengucap “Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban” WAWW!! Masyaallah syurga dunia
bukan??!! Sebelum memasuki area pantai, kami di sambut dengan 5 patung yang berada di tengah tebing. Patung itu di kisahkan dari Mahabharata yakni Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula,dan Sadewa, “Konon katanya lima pandawa tersebut terkurung dalam Goa GalaGala” Ujar bli Bagus. Pada saat kami berkunjung air laut itu pasang sehingga kami tidak bisa menikmati indahnya deburan ombak. Okay next tujuan kita selanjutnya yakni ke pusat oleh-oleh Karang Kurnia, dari Pantai Pandawa menuju ke Karang Kurnia kita menghabiskan waktu dengan bercerita tentang keindahan dan keanekaragaman Pulau Dewata, yapss akan saya beritahu sedikit yaa tentang cerita kami “Di Bali ada sebutan Bali Ageng (Bali asli) yaitu masyarakat di suatu desa yang
tidak menggunakan upacara ngaben yakni Desa Terunyan, Desa Penglipuran, Desa Tenganan” Ujar Bli Bagus. Tak lama kemudian kita sudah sampai di Pusat oleh-oleh Karang Kurnia disini kami melakukan makan siang, sholat, dan juga berbelanja. Setelah semua selesai kami langsung menuju ke Wisata Belanja Joger yaa betul sekali terletak di Kabupaten Badung dan merupakan salah satu pusat oleh-oleh yang menarik perhatian bagi para wisatawan untuk berkunjung kesana, terdapat beberapa macam oleh-oleh mulai dari baju, sandal, hiasan, ukiran, dan masih banyak lagi. Tak lupa siapkan uang yang banyak takutnya nanti kalap belanja disana hehehe. Next tujuan selanjutnya yakni ke Pantai Kuta.

 

PANTAI KUTA

Pantai kuta merupakan pantai yang terletak di Kabupaten Badung tepatnya di Kecamatan Kuta, salah satu pantai indah yang di miliki oleh Provinsi Bali. Pemandangan yang indah dengan pasir putihnya yang halus dan terhampar luas menjadi daya tarik utama dari wisata Pantai Kuta Bali, untuk akses kesana kami menaiki kendaran yang disebut “PAJERO = Panas Njobo Njero” hehe sangat lucu bukan?, jadi kendaran tersebut mirip sekali seperti angkot kita bisa merasakan hempasan angin, bisa melihat orang bule nongkrong, bisa melihat beberapa hewan yaitu anjing dan tak lupa pastinya kita juga melihat canang yang ada di pinggirpinggir. Dan sesampainya disana kami di suguhi gapura yang megah berbentuk seperti Candi Bentar, pemandu bus saya/bli Bagus berkata “Pura itu sebagai penanda sisi paling selatan dari Pantai Kuta”, disini benar-benar baru merasakan pantai yang sesungguhnya banyak sekali wisatawan turis mancanegara yang bermain skateboard dan juga banyak teman kami yang
bermain air laut. Pantai yang memiliki julukan “Pantai senja/sunset beach” ini benar-benar menyuguhkan fenomena sunset yang sangat indah, menyaksikannya dengan tangan kosong tentunya kurang afdol dan terlalu monoton kalau tidak dengan makan akhirnya saya dan teman saya membeli bakso yang ada di luar pantai kemudian kami menyantapnya sembari melihat sunset dan deburan ombak. Berulang kali mengucap “Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban” memang nikmat terasa Surga Dunia. Setelah kami puas bermain dengan air laut akhirnya semua terasa lelah dan letih kemudian kami menuju ke salah satu hotel yang ada di Bali yakni “The Vasini Smart Boutique Hotel”, disana kami melakukan istirahat dan berbenah diri hingga waktu menunjukkan pukul 07.00 WITA time for breakfast yapss setelah itu semua melakukan check out dan kembai ke bus masing-masing. Tujuan selanjutnya yaitu Pertunjukan Tari Barong.

PERTUNJUKAN TARI BARONG

Pertunjukan Tari Barong ini terletak di Kabupaten Gianyar dimana wilayah tersebut terkenal akan seni yaitu hasil ukiran-ukirannya yang sangat memukau. “Nanti kalian akan disambut 2 tokoh yaitu Barong dan Rangda, Barong bermakna kebaikan sedangkan Rangda bermakna kebatilan” ucap bli Bagus. Se-tiba di lokasi sudah ramai penonton untuk menyaksikan dan juga tak lupa banyak wisatawan turis mancanegara, spontan saya kagum karena budaya Indonesia sangat menarik sekali bagi para wisatawan luar negeri. Tari Barong dan Keris ini berakar dari drama tari Calonarang, mengisahkan kemurkaan Calonarang, seorang janda sakti dari Dirah dan tak ada yang mau meminang anak gadisnya yang cantik. Kemudian ia beralih rupa menjadi Rangda. Oh yaa sobat semua sedikit cuplikan dari pertunjukan tersebut : Barong bermakna kebaikan sedangkan Rangda bermakna kebatilan, makna Tari Barong adalah dimana kebenaran tidak akan pernah melawan kejahatan begitu juga sebaliknya
kejahatan tidak akan pernah melawan kebaikan yang bisa menentukan kemenangan adalah kita yaitu hati dan pikiran, intinya Tari Barong melambangkan sifat-sifat manusia. Yes, that’s what I got from the snippet of the performance it’s really fascinating, Masyaallah. Next setelah dari pertunjukan Tari Barong kami menuju ke sebuah tempat dimana ini adalah wisata yang wajib di kunjungi ketika pergi ke Bali. Yupss seperti yang kalian fikirkan bahwa kami menuju ke wisata Candi Kuning/Bedugul.


CANDI KUNING/BEDUGUL

Candi kuning/Bedugul adalah salah satu wisata Bali yang terletak di Kabupaten Tabanan bagian utara. Wisata dengan bangunan tua dan kuno ini memiliki unsur sejarah yang menarik untuk di pelajari sehingga ketika berwisata wisatawan tidak hanya mendapat hiburan tetapi juga edukasi sejarah. Bli Bagus berkata “Bedugul di ambil dari dua kata (bedug) karena keberadaan kelompok komunitas muslim yang berada di sekitar bedugul dan (kul) merupakan alat komunikasi tradisional untuk orang bali yang fungsinya sama” WAW!! Masyaallah sangat luar biasa bukan toleransi masyarakat Bali? IMPRESSIVE!!, Yaa yaa kembali ke
topik utama. Akses menuju kesana melewati jalan yang berliku-liku dengan belokan tajam serta jurang yang curam tetapi di hiasi dengan kabut tebal dan perkebunan di sepanjang perjalanan tak lupa juga terdapat patung kol berbuah jagung hehehe, tentu saja cuaca disana sangat dingin karena bertepatan langsung di bawah gunung. I don’t know how many more times have to say “Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban” because there is very beautiful..!!! Banyak masyarakat Bali pada saat itu melakukan ibadah dan tak lupa juga banyak pura disana, danau yang luas serta wahana speedboat itu membuat variasi yang sangat luar biasa.
Kabut mulai turun dan air yang selalu menepi membuat atma ini selalu berguncang, kalbu yang terpukau oleh keindahan alam mempesona. Okayy setelah puas kami pun langsung melanjutkan perjalanan menuju ke tempat dinner yang terakhir yaitu di Daerah Singaraja, setelah selesai waktu menunjukkan pukul 19.00 WITA dan langsung on the way ke Pelabuhan Gilimanuk dan tiba di SMAN 1 Mantup pukul 04.00 WIB. Done and thank you. Wassalamualaikum Shalom, Om swastyastu, Namo Buddhaya, Salam kebajikan, Selamat sejahtera bagi kita semua.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *